Penyuluhan Tax Amnesti

Penyuluhan Tax Amnesti

Presiden Republik Indonesia, Jokowi, berkenan membuka sosialisasi Amnesti Pajak di JICC Kemayoran siang ini. Sosialisasi tersebut turut pula dihadiri Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menko Maritim Luhut Pandjaitan, dan Kapolri Tito Karnavian.

Dalam paparannya, Presiden Jokowi menjelaskan bahwa semua negara sedang berebut arus uang masuk demi mengatasi perlambatan ekonomi global dengan berbagai kebijakan. Inilah alasan diterbitkannya UU Pengampunan Pajak sebagai landasan hukum agar para pemilik dana mau melakukan repatriasi.

Jokowi menekankan bahwa Indonesia membutuhkan uang itu sekarang juga agar dapat dimanfaatkan sepenuhnya bagi kemakmuran rakyat. Hal ini juha didasarkan peluang investasi di Indonesia yang lebih baik daripada di luar negeri.

Selanjutnya, Jokowi juga menekankan bahwa Amnesti Pajak hanya mengatur masalah pajak saja, bukan yang lainnya. Jokowi juga mengingatkan bahwa Amnesti Pajak itu bisa dimanfaatkan semua orang, bukan hanya untuk pengusaha yang besar saja.

Di tahun 2018 kelak akan ada era keterbukaan informasi sehingga para Wajib Pajak tidak bisa memyembunyikan kekayaannya lagi. Inilah momentum bagi Wajib Pajak dan Pemerintah untuk melakukan rekonsiliasi.

Wajib Pajak juga dihimbau Jokowi untuk tetap tenang memandang Gugatan UU Pengampunan Pajak ke MK. Pemerintah akan bersungguh-sungguh untuk memenangkan judicial review itu.

jokowi Penyuluhan Tax Amnesti

Di akhir sambutannya, Jokowi juga menyampaikan bahwa Pemerintah sedang gencar menggarap infrastruktur yaitu pelabuhan, tol, kereta api, dan transportasi massal. Investasi juga dipersiapkan di sektor kelautan, manufaktur, pertanian, wisata, dan properti. Dengan masifnya infrastruktur tersebut, pemerintah dan swasta akan saling membutuhkan.

Wajib Pajak yang ingin berpartisipasi akan diberikan ruang seluas-luasnya, dan lagi Jokowi menjamin data dan info dalam Amnesti Pajak tidak dapat diberikan kepada siapapun. Jokowi menunjukkan kehadiran Kapolri, Jaksa Agung dan Ketua PPATK di sosialisasi tersebut sebagai bentuk kesiapan mengamankan data yang jaminan oleh UU Pengampunan Pajak.

Sumber : Pajak

By Jasa Pembukuan dan Pajak

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *