keuangan

Penyebab Keuangan Bisnis Kacau

Penyebab keuangan bisnis kacau bisa dikarenakan beberapa faktor, kenali faktor-faktor tersebut maka kamu bisa menyelamatkan keuangan bisnis mu.

Untuk itu silahkan jawab beberapa pertanyaan dibawah ini :

  1. Sudahkah Anda memisahkan keuangan usaha Anda dengan uang pribadi Anda?
  2. Dan bagaimana pencatatan keuangan bisnis Anda?

Jika jawabannya belum dan kacau, ketahuilah ini adalah penyebab paling umum sebuah usaha jatuh bangkrut.

  1. Mengapa orang bangkrut?
  2. Modalnya habis.
  3. Kok bisa habis?
  4. Karena terpakai.

Pohon masih bisa menghasilkan buah-buah yang lezat, jika pohonnya tidak tertebang.

Apa yang terjadi jika pencatatan keuangan Anda kacau balau, dan tidak ada pemisahan uang usaha dan pribadi?

  1. Pertama, Anda tidak akan tahu uang di tangan Anda itu, uang apa. Uang modalkah? Uang modal dan profitkah? Bahayanya, kalau ternyata itu uang modal. Tiba-tiba anak Anda datang, Bu, minta uang buat bayar uang sekolah.” Diberikanlah sebagian uang itu untuk SPP.
  2. Kira-kira kalau modal terpakai, apakah Anda bisa beli persediaan barang sama banyaknya seperti sebelumnya? Tentu tidak. Akhirnya buah/keuntungan yang bisa dihasilkan pun semakin sedikit.
  3. Sementara itu tagihan atau biaya operasional tidak berhenti. Awalnya itu semua bisa dibayar dengan profit yang dihasilkan. Akan tetapi karena semakin sedikit untungnya, tidak bisa lagi menutup seluruh biaya. Mau tak mau Anda bayar kembali pakai uang modal. Plus pengeluaran kebutuhan pribadi yang Anda ambil juga dari sumber yang sama.

Gawat kuadrat.

Terus demikian, hingga akhirnya uang modal itu tergerus dan tak bisa menghasilkan buah lagi. Akhirnya bangkrut.

Kesimpulan

Oleh karena pisahkanlah keuangan usaha dan uang pribadi secara tegas. Bagaimana memisahkannya?

  1. Gajilah diri Anda. Berapa Anda mau gaji diri Anda?
  2. Buka rekening baru. Satu nasabah boleh membuka beberapa rekening di suatu bank. Simpan uang Anda di rekening yang satu dan uang usaha di rekening lain.
  3. Lalu gunakalah kebutuhan pribadi hanya dari uang gaji itu. Sementara itu modal usaha yang terpisah terus diputar, sehingga dari profitnya, modal Anda bertambah besar. Anda bisa belanja barang lebih banyak, dan jual lebih banyak, untungnya juga semakin berlipat.
  4. Hati-hati. Salah satu kasus yang suka terjadi kenapa modal termakan adalah, teman atau anggota keluarga Anda pinjam uang untuk kebutuhan mendesak. Kalau Anda pinjamkan, sementara modal Anda pas-pasan, Anda pasti limbung.

Anda harus berkata tidak, apalagi kalau uang modal itu adalah titipan atau amanah dari seseorang untuk dikelola.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *