Kas Kecil dan Metodenya untuk UKM

petty-cash

Akuntansi Kas Kecil dan Metodenya – Kas kecil atau biasa disebut Petty Cash adalah sejumlah uang tunai yang dimiliki perusahaan dan dipegang atau dikelola oleh kasir yang fungsinya untuk membayar pengeluaran-pengeluaran yang sifatnya relatif kecil dan cenderung rutin.

Karakteristik Kas Kecil:

  1. Jumlahnya dibatasi, sesuai dengan rutinitas perusahaan
  2. Untuk membayar pengeluaran yang relatif kecil.

Contoh penggunaan Kas Kecil:

–          Pembelian perlengkapan kantor

–          Pembelian makan direksi

–          Pembelian bahan bakar driver

–          Jamuan tamu,

–          Kebutuhan rumah tangga kantor, dsb

Dari contoh pengeluaran Kas Kecil diatas dapat disimpulkan bahwa Kas Kecil digunakan untuk pembayaran yang sifatnya relatif kecil dan perlu segera dibayarkan.

Metode Pengelolaan Kas Kecil

Dalam pengelolaan Kas Kecil, terdapat 2 metode yang bisa dipakai, Imprest Fund Method (metode dana tetap) dan Fluctuation Fund Method (metode dana berubah). Kedua metode ini memiliki karakteristik masing-masing.

Imprest Fund Method, berarti dana Kas Kecil yang ada di kasir nilainya sebesar tertentu dan saat pengisian kembali harus kembali sebesar tertentu tersebut. Misalnya suatu perusahaan menentukan Kas Kecil sebesar 3.000.000, selama 1 minggu pengeluaran sebesar 1.550.000, maka ketika Kasir mengajukan pengisian ulang Kas Kecil, jumlah yang diisikan adalah sebesar 1.550.000 tersebut. Untuk pengeluaran Kas Kecil metode Imprest Fund tidak dilakukan penjurnalan.

Fluctuation Fund Method, metode ini tidak mengharuskan nilai tertentu sebagai batasan. Jika dengan contoh di metode imprest fund diatas pengisian harus sesuai yang dikeluarkan, tidak demikian dengan metode Fluctuation, Kas Kecil metode ini bisa diisi tidak sebesar yang dikeluarkan, bisa lebih besar atau lebih kecil dari saldo awal. Setiap pengeluaran Kas Kecil dilakukan penjurnalan.

Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat ilustrasi berikut:

PT. Makmur Sentosa menentukan Kas Kecil sebesar 3.000.000, pengeluaran selama 1 minggu (diasumsikan siklus pengisian Kas Kecil adalah tiap 1 minggu) adalah sebagai berikut

02/1 Pengisian Kas Kecil sebesar 3.000.000

03/1 Pembelian makan tamu direksi 700.000

04/1 Membeli perlengkapan kantor ATK 500.000

05/1 Pembayaran bahan bakar supir perusahaan 200.000

06/1 Membeli makanan ringan untuk tamu 150.000

Dari total transaksi-transaksi diatas, total pengeluaran adalah 1.550.000, bagaimana perlakuan atas pengelolaan Kas Kecil antar Metode Imprest Fund dan Metode Fluktuation. Berikut penjabarannya:

METODE IMPREST FUND

Saat Pengisian Awal

Kas Kecil [D] 3.000.000
Kas [K] 3.000.000

 

Saat Pengeluaran Kas Kecil

Kas Kecil metode imprest fund Tidak Dijurnal.

 

Saat Pengisian Kembali

Beban jamuan [D] 700.000
Beban ATK [D] 500.000
Beban bahan bakar [D] 200.000
Beban Jamuan [D] 150.000
Kas [K] 1.550.000

Note: Dengan pengisian sebesar 1.550.000 ini maka saldo Kas Kecil akan kembali keposisi 3.000.000.

METODE FLUCTUATION FUND

Saat Pengisian Awal

Kas Kecil [D] 3.000.000
Kas [K] 3.000.000
Saat Pengeluaran Kas Kecil
Beban jamuan [D] 700.000
Kas Kecil [K] 700.000
 
Beban ATK [D] 500.000
Kas Kecil [K] 500.000
 
Beban bahan bakar [D] 200.000
Kas Kecil [K] 200.000
 
Beban jamuan [D] 150.000
Kas Kecil [K] 150.000


Saat Pengisian Kembali

Kas Kecil [D] 2.000.000
Kas  [K] 2.000.000

Note: Dengan pengisisan 2.000.000 ini maka posisi Kas Kecil menjadi bersaldo sebesar = 3.000.000 – 1.550.000+ 2.000.000 = 3.450.000, tidak sama dengan saldo awalnya sebesar 3.000.000, walaupun didalam metode ini juga bisa saja diisi sesuai dengan pengeluarannya, namun umumnya metode ini pengisiannya tidak sama persis dengan pengeluarannya, itulah kenapa setiap pengeluaran Kas Kecil metode ini harus dijurnal.

Dengan ilustrasi diatas semoga kalian bisa memahami Kas Kecil dan Metodenya dengan mudah, baik imprest fund method ataupun fluctuation method.

Metode petty cash apa yang cocok untuk bisnis UKM

Berdasarkan pengalaman saya menggunakan metode impreset fund method akan memberikan kontrol yang lebih terhadap arus uang yang digunakan sebagai petty cash. Keunggulannya adalah :

  1. Lebih mudah dalam pengawasan uang, karena jumlahnya selalu tetap
  2. Lebih mudah dalam penggunaan uang, karena setiap minggu akan dilakukan pengisian ulang saldo
  3. Saldo uang tidak akan menjadi bengkak karena selalu bertambah pada saat pengisian
  4. Menghindari penyalahgunaan penggunaan uang karena adanya kesempatan.

By Jasa Pembukuan dan Pajak

Continue Reading

Jurus Excel Yang Sering Di Gunakan Untuk Bisnis

office-excel-2013

Pasti kita sudah tidak asing dengan aplikasi dari microsoft yang satu ini, yaitu microsoft excel. Namun apakah anda sudah mengetahui bahwa dengan excel ini kita bisa dapat membuat sebuah aplikasi sederhana untuk melakukan pencatatan pembukuan untuk bisnis.

Hanya dengan menggunakan formula excel dari sum (if) kita dapat memperoleh informasi mengenai total penjualan untuk masing-masing pelanggan, cek video kami berikut ini

By Jasa Pembukuan dan Pajak

Continue Reading

Pembukuan Sederhana Untuk Bisnis UKM

jasa-pembukuan-FR-Consultant-Indonesia

Bagi para pelaku bisnis dengan skala Usaha Kecil dan Menengah, mendengar kata pembukuan pasti rasanya kesel, sedih dan memuakan. Kenapa? karena ketersediaan sumber daya untuk membantu mengelola pembukuan sehingga semua dilakukan secara mandiri.

Dengan kesedihan tersebut para pelaku usaha lebih condong untuk sekedar menjaga dan mengontrol bisnis mereka dengan cara ikut langsung terjun ke dalam pengelolaan bisnis tersebut. Berdasarkan riset di pasar-pasar tradisional dan modern terdapat 3 klasifikasi utama bisnis dengan skala ukm ini, yaitu :

  1. Toko dengan jumlah 1 outlet – maka dapat dipastikan pengelolaan bisnis dilakukan secara mandiri, kelompok ini masih senang dengan cara tradisional, tidak suka melakukan pembukuan, cukup hanya dengan memantau transaksi, omset dan stock secara fisik. Tidak terdapat dokumentasi yang baik.
  2. Toko diatas 1 dibawah 10 Outlet – kebutuhan akan informasi transaksi yang realtime mulai dibutuhkan namun jika masih dalam pengelolaan satu keluarga besar, peran pembukuan masih dianggap kurang menarik dibandingkan cara tradisional.
  3. Toko diatas 10 Outlet – Pola pemikiran yang semuanya tidak dapat dilakukan sendiri, mulai diterapkan, namun dengan effisiensi biaya maka tidak mungkin menerapkan pembukuan dengan mengambil sumber daya yang banyak, untuk itu diperlukan dukungan teknologi dalam penerapan pembukuan dan pajaknya.

Lalu bagaimana solusi untuk kami perusahaan yang baru memiliki satu toko dan menginginkan pembukuan dan pajak yang tersusun dengan rapi? solusinya adalah bapak/ibu dapat memulai dengan menerapkan pembukuan dan pajak secara sederhana.

store-ukm

Persiapan Pencatatan Pembukuan

  1. Komputer – pastikan anda memiliki komputer baik itu laptop atau PC, jika anda membutuhkan bantuan dalam penyediaannya dapat menghubungi kami (0812-8263-1985)
  2. Nota 3 rangkap – untuk kebutuhan bukti transaksi, kenapa 3 rangkap ( 1 untuk pembeli, 1 untuk bukti transaksi, 1 untuk arsip pajak)
  3. Cap Perusahaan – pastikan setiap nota transaksi tercap perusahaan untuk menunjukan bahwa transaksi benar-benar terjadi dari perusahaan anda (cukup nota untuk pembeli)

Alasan mengapa membutuhkan ketiga hal tersebut diatas :

  1. Setiap transaksi penjualan yang terjadi pastikan bapak/ibu mencatat di nota, pastikan informasi yang tercatat rapi, jelas dan benar. pastikan penggunaan hurup kapital dalam penulisannya.
  2. Setiap nota penjualan yang tercetak setiap harinya harus dirangkum di dalam excel sesuai dengan informasi yang terdapat dinota, seperti tanggal, nama pelanggan, produk yang dijual, qty, harga, diskon, dan total
  3. Nama produk, qty tentunya akan mempengaruhi nilai stock persediaan yang tercatat.
  4. Total tentunya akan mempengaruhi jumlah uang yang tersedia di laci kasir.

Dengan informasi yang jelas dan detail yang bapak/ibu rangkum didalam komputer tentu akan memberikan informasi yang jelas mengenai perkembangan bisnis. Bagaimana pembukuan sederhana itu akan memberikan informasi mengenai :

  1. Omset harian
  2. Stock tersedia
  3. Biaya operasional perusahaan
  4. Laba Perusahaan
  5. Pajak yang harus dibayarkan ke pemerintah.

By Jasa Pembukuan dan Pajak

Continue Reading

Jasa Pembukuan dan Pajak Murah

FR-Consultant-Indonesia

FCI – FR Consultant Indonesia ingin membantu para pelaku usaha di indonesia yang kurang mengerti dalam penerapan pembukuan dan pajak untuk kegiatan bisnisnya. Untuk itu kami menawarkan jasa pembukuan dan pajak dengan harga yang terjangkau.

Pelayanan yang kami berikan terdiri dari :

  1. Jasa Pembukuan – menerapkan pembukuan dengan berbasis ICT sehingga para pemilik bisnis dapat memantau perkembangan bisnis secara online.
  2. Jasa Perpajakan – penerapan perpajakan dibisnis anda sesuai dengan aturan yang berlaku di indonesia, baik itu untuk pajak ppn, pph, pajak masa dan tahunan.
  3. Jasa Teknologi – ada beberapa solusi teknologi untuk membantu perkembangan bisnis anda seperti Point of Sales, Payroll, & Accounting.

Jika anda membutuhkan informasi lebih detail silahkan akses web kami di frconsultantindonesia.com

By Jasa Pembukuan dan Pajak

Continue Reading