Pembukuan dengan Excel

Bagi sebagian pemilik bisnis, excel merupakan salah satu solusi untuk melakukan pencatatan pembukuan. Biasanya yang dicatat adalah :

  1. Mutasi persediaan barang dagangan, dengan melakukan pencatatan barang masuk, keluar dan saldo akhir dari gudang ya semacam kartu stock.
  2. Pencatatan atas kegiatan penjualan, dengan melakukan pencatatan nota transaksi untuk mendapatkan nilai omset yang diinginkan.
  3. Pencatatan atas kegiatan pembelian, dengan melakukan pencatatan atas tagihan yang dikirimkan oleh supplier.

Continue reading “Pembukuan dengan Excel”

Pengaruh Media Sosial Untuk Bisnis

Pembukuan dan Pajak Murah

Hampir semua orang yang mengenal internet pasti mempunyai akun media sosial seperti Google, Facebook, Twitter Instagram, dan lain-lain, atau paling tidak mereka pasti memiliki akun di salah satu media sosial tersebut. Pada awalnya media sosial dibuat untuk kegiatan bersosialisasi secara online, tapi saat ini media sosial sangat efektif digunakan sebagai media promosi bisnis.

Jika saat ini Anda memiliki sebuah bisnis dan tidak dipromosikan secara online maka Anda sudah sangat ketinggalan dengan pesaing yang menggunakan media sosial. Berikut beberapa media sosial yang bisa anda gunakan untuk meningkatkan profit usaha Anda :

1. Facebook

Tidak dapat dipungkiri walau sudah banyak media sosial yang bermunculan, media sosial ini masih menjadi primadona dengan pengguna paling banyak di Indonesia, Jika Anda pernah berpikiran tidak ingin memiliki akun Facebook untuk akun pribadi karena ada yang bilang facebook penggunanya adalah kalangan menengah kebawah maka Anda salah besar. Buat akun facebook sekarang dan bersiaplah menerima banyak pertanyaan dari pengguna seputar bisnis yang Anda jalani. Continue reading “Pengaruh Media Sosial Untuk Bisnis”

Tanpa Pembukuan, Bisnis Berantakan

Masalah Pembukuan, Usaha Mikro Terancam Berantakan

Judul artikel tersebut diterbitkan oleh SWA Pada tahun 2011, namun isi artikel tersebut masih relevant dengan kondisi saat ini ditahun 2016. Hal ini disebabkan karena masih banyaknya pelaku usaha di indonesia terutama para UKM (Usaha Kecil dan Menengah) masih belum sadar pembukuan dan kurangnya rencana masa depan dari para pemilik bisnis. Continue reading “Tanpa Pembukuan, Bisnis Berantakan”

Pembukuan Sederhana Untuk UKM

Pembukuan adalah salah satu syarat agar bisnis anda berjalan dengan baik dan benar, tanpa pembukuan ibarat bisnis anda berjalan tanpa arah tujuan. Karena dengan pembukuan anda dapat memperoleh banyak manfaat seperti

  1. Mengetahui seberapa besar bisnis anda berkembang
  2. Mengetahui kondisi sebenernya dari keuangan bisnis anda
  3. Mengetahui persaingan yang terjadi di pasar
  4. Mengetahui posisi bisnis anda di pasar.

Continue reading “Pembukuan Sederhana Untuk UKM”

Kas Kecil dan Metodenya untuk UKM

Akuntansi Kas Kecil dan Metodenya – Kas kecil atau biasa disebut Petty Cash adalah sejumlah uang tunai yang dimiliki perusahaan dan dipegang atau dikelola oleh kasir yang fungsinya untuk membayar pengeluaran-pengeluaran yang sifatnya relatif kecil dan cenderung rutin.

Karakteristik Kas Kecil:

  1. Jumlahnya dibatasi, sesuai dengan rutinitas perusahaan
  2. Untuk membayar pengeluaran yang relatif kecil.

Contoh penggunaan Kas Kecil:

–          Pembelian perlengkapan kantor

–          Pembelian makan direksi

–          Pembelian bahan bakar driver

–          Jamuan tamu,

–          Kebutuhan rumah tangga kantor, dsb

Dari contoh pengeluaran Kas Kecil diatas dapat disimpulkan bahwa Kas Kecil digunakan untuk pembayaran yang sifatnya relatif kecil dan perlu segera dibayarkan.

Metode Pengelolaan Kas Kecil

Dalam pengelolaan Kas Kecil, terdapat 2 metode yang bisa dipakai, Imprest Fund Method (metode dana tetap) dan Fluctuation Fund Method (metode dana berubah). Kedua metode ini memiliki karakteristik masing-masing.

Imprest Fund Method, berarti dana Kas Kecil yang ada di kasir nilainya sebesar tertentu dan saat pengisian kembali harus kembali sebesar tertentu tersebut. Misalnya suatu perusahaan menentukan Kas Kecil sebesar 3.000.000, selama 1 minggu pengeluaran sebesar 1.550.000, maka ketika Kasir mengajukan pengisian ulang Kas Kecil, jumlah yang diisikan adalah sebesar 1.550.000 tersebut. Untuk pengeluaran Kas Kecil metode Imprest Fund tidak dilakukan penjurnalan.

Fluctuation Fund Method, metode ini tidak mengharuskan nilai tertentu sebagai batasan. Jika dengan contoh di metode imprest fund diatas pengisian harus sesuai yang dikeluarkan, tidak demikian dengan metode Fluctuation, Kas Kecil metode ini bisa diisi tidak sebesar yang dikeluarkan, bisa lebih besar atau lebih kecil dari saldo awal. Setiap pengeluaran Kas Kecil dilakukan penjurnalan.

Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat ilustrasi berikut:

PT. Makmur Sentosa menentukan Kas Kecil sebesar 3.000.000, pengeluaran selama 1 minggu (diasumsikan siklus pengisian Kas Kecil adalah tiap 1 minggu) adalah sebagai berikut

02/1 Pengisian Kas Kecil sebesar 3.000.000

03/1 Pembelian makan tamu direksi 700.000

04/1 Membeli perlengkapan kantor ATK 500.000

05/1 Pembayaran bahan bakar supir perusahaan 200.000

06/1 Membeli makanan ringan untuk tamu 150.000

Dari total transaksi-transaksi diatas, total pengeluaran adalah 1.550.000, bagaimana perlakuan atas pengelolaan Kas Kecil antar Metode Imprest Fund dan Metode Fluktuation. Berikut penjabarannya:

METODE IMPREST FUND

Saat Pengisian Awal

Kas Kecil [D] 3.000.000
Kas [K] 3.000.000

 

Saat Pengeluaran Kas Kecil

Kas Kecil metode imprest fund Tidak Dijurnal.

 

Saat Pengisian Kembali

Beban jamuan [D] 700.000
Beban ATK [D] 500.000
Beban bahan bakar [D] 200.000
Beban Jamuan [D] 150.000
Kas [K] 1.550.000

Note: Dengan pengisian sebesar 1.550.000 ini maka saldo Kas Kecil akan kembali keposisi 3.000.000.

METODE FLUCTUATION FUND

Saat Pengisian Awal

Kas Kecil [D] 3.000.000
Kas [K] 3.000.000
Saat Pengeluaran Kas Kecil
Beban jamuan [D] 700.000
Kas Kecil [K] 700.000
 
Beban ATK [D] 500.000
Kas Kecil [K] 500.000
 
Beban bahan bakar [D] 200.000
Kas Kecil [K] 200.000
 
Beban jamuan [D] 150.000
Kas Kecil [K] 150.000


Saat Pengisian Kembali

Kas Kecil [D] 2.000.000
Kas  [K] 2.000.000

Note: Dengan pengisisan 2.000.000 ini maka posisi Kas Kecil menjadi bersaldo sebesar = 3.000.000 – 1.550.000+ 2.000.000 = 3.450.000, tidak sama dengan saldo awalnya sebesar 3.000.000, walaupun didalam metode ini juga bisa saja diisi sesuai dengan pengeluarannya, namun umumnya metode ini pengisiannya tidak sama persis dengan pengeluarannya, itulah kenapa setiap pengeluaran Kas Kecil metode ini harus dijurnal.

Dengan ilustrasi diatas semoga kalian bisa memahami Kas Kecil dan Metodenya dengan mudah, baik imprest fund method ataupun fluctuation method.

Metode petty cash apa yang cocok untuk bisnis UKM

Berdasarkan pengalaman saya menggunakan metode impreset fund method akan memberikan kontrol yang lebih terhadap arus uang yang digunakan sebagai petty cash. Keunggulannya adalah :

  1. Lebih mudah dalam pengawasan uang, karena jumlahnya selalu tetap
  2. Lebih mudah dalam penggunaan uang, karena setiap minggu akan dilakukan pengisian ulang saldo
  3. Saldo uang tidak akan menjadi bengkak karena selalu bertambah pada saat pengisian
  4. Menghindari penyalahgunaan penggunaan uang karena adanya kesempatan.

By Jasa Pembukuan dan Pajak

Jurus Excel Yang Sering Di Gunakan Untuk Bisnis

Pasti kita sudah tidak asing dengan aplikasi dari microsoft yang satu ini, yaitu microsoft excel. Namun apakah anda sudah mengetahui bahwa dengan excel ini kita bisa dapat membuat sebuah aplikasi sederhana untuk melakukan pencatatan pembukuan untuk bisnis.

Hanya dengan menggunakan formula excel dari sum (if) kita dapat memperoleh informasi mengenai total penjualan untuk masing-masing pelanggan, cek video kami berikut ini

By Jasa Pembukuan dan Pajak