penggabungan-usaha

Akuntansi Lanjutan : Penggabungan Usaha

Secara umum, penggabungan usaha adalah penyatuan entitas-entisa usaha yang sebelumnya terpisah, Meskipun tujuan utama penggabungan usaha adalah profitabilitas, penggabunagn usaha juga ditujukan untuk memperoleh efisiensi melalui integrasi operasi secara horisontal atau veritikal atau mendiverisifikasikan resiko usaha melalui operasi konglomerat.

Intergrasi horisontal adalah penggabungan usaha perusahaan dalam lini usaha atau pasar yang sama. Contohnya pada tahun 1997 dilaksanakan penggabungan usaha antara atmos energy corporation dan united cities gas company. Keduanya bergerak di bidang gas alam. Perusahaan gabungan tersebut melayani lebih dari satu juta pelanggan di 12 negara bagian dan berharap untuk menghemat biaya setelah 10 tahun penggabungan sebesar $375 Juta.

Integrasi vertikal adalah penggabungan usaha dua atau lebih perusahaan dengan operasi yang berbeda, secara berturut-turut, tahapan produksi dan atau distribusi. Tultex corporation, sebuah perusahaan yang sudah terintegrasi vertikal yang memintal, menenun, mewarnai, memotong dan menjahit pakaian olah raga, mengakuisisi california shirt sales dan t-shirt city pada tahun 1997. Kedua perusahaan tersebut adalah distributor pakaian jadi dan akan memberikan outlet distribusi untuk produk-produk tultek.

Konglomerasi adalah penggabungan perusahaan-perusahaan dengan produk atau jasa yang tidak saling berhubungan dan bermacam-macam. Suatu perusahaan melakukan disverifikasi untuk mengurangi resiko yang ada pada lini usaha tertentu. atau untuk mengimbangi perubahan siklus penghasilan, misalnya perusahaan sarana umum mengakuisisi perusahaan manufaktur. Beberapa perusahaan sarana umum bergabung dengan perusahaan telephone setelah telecomunication act 1998 mengijinkan perusahaan sarana umum untuk memasuki bisnis telephone. sebagai contoh pada november 1997, texas utilities company mengakuisisi lukfin conroe communications company, sebuah perusahaan telephone lokal untuk mendirverifikasi ke bisnis telecomunication.

penggabungan-usaha-konsolidation
Penggabungan usaha melalui konsolidasi perusahaan

Alasan-alasan Penggabungan Usaha

Jika perluasan adalah sasaran utama dari perusahaan mengapa usaha diperluas melalui penggabungan usahan dan bukan melakukan konstruksi fasilitas-fasilitas baru? Beberapa alasan yang mungkin untuk memilih penggabungan usaha sebagai alat perluasan adalah :

Manfaat biaya (cost advantage)

seringkali lebih murah bagi perusahaan untuk memperoleh fasilitas yang dibutuhkan melalui penggabungan usaha dibandingkan melalui pengembangan. hal ini benar, terutama pada periode inflasi.

Resiko lebih rendah (lower risk)

Membeli lini produk dan pasar yang telah didirikan biasanya lebih kecil resikonya dibandingkan dengan mengembangkan produk baru dan pasarnya. Penggabungan usaha kurang beresiko terutama ketika tujuannya adalah diverifikasi. Unutk perusahaan yang pada industri yang mengalami kelebihan kapasitas, penggabungan usaha adalah satu-satunya jalan untuk berkembang.

Memperkecil Keterlambatan Operasi (fewer operating delay)

fasilitas-fasilitas pabrik yang diperoleh melalui penggabungan usaha dapat diharapkan segera beroperasi dan memenuhi peraturan yang berhubungan dengan lingkungan dan peraturan pemerintah yang lainnya. kecepatannya masuk ke pasar sangatlah penting. khususnya pada industri teknologi. membangun fasilitas perusahaan yang baru mungkin menimbulkan sejumlah penundaan dalam pembangunannya karena diperlukannya persetujuan pemerintah untuk memulai operassi. penelitian terhadap dampak lingkungan dapat memakan waktu bulanan atau bahkan tahunan.

Mencegah Pengambilalihan (Acoidance of takeovers)

Beberapa perusahaan bergabung untuk mencegah pengakuisisian diantara mereka. karena perusahaan yang lebih kecil cenderung lebih mudah diserang untuk diambil alih, beberapa diantara mereka memakai strategi pembeli yang agresif sebagai pertahanan terbaik melawan usaha pengambilalihan oleh perusahaan lain.

Akuisisi harta tak berwujud (Acquisition of intagible assets)

Penggabungan usaha melibatkan penggabungan sumber daya tidak berwujud maupun berwujud, maka akuisisi atas hak paten, hak atas mineral, database pelanggan, atau keahlian manajemen mungkin menjadi faktor utama yang memotivasi suatu penggabungan usaha.

Alasan-alasan lain

selain untuk perluasan, perusahan-perusahaan mungkin memilih penggabungan usaha untuk memperoleh manfaat dari segi pajak.

Sumber : Akuntansi lanjutan (Floyd A Beams)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *